Setiap Calon Pengemudi Berhak Dapat Bimbingan: Briptu Naufal Buktikan di Satpas SIM Nganjuk


Tidak semua orang punya akses ke kursus mengemudi yang mahal. Tidak semua orang punya kenalan yang bisa mengajari mereka teknik parkir paralel yang benar. Satlantas Polres Nganjuk sadar akan kesenjangan ini. Pada Kamis, 9 April 2026, mereka meluncurkan program "Polantas Menyapa" yang salah satu kegiatannya adalah pelatihan ujian praktik SIM roda empat secara gratis. Briptu Naufal ditugaskan sebagai instruktur, dan ia menyambut setiap peserta tanpa memandang latar belakang. Tua, muda, laki-laki, perempuan, semua mendapat perlakuan yang sama: sabar, hormat, dan penuh perhatian.

AKP Ivan Danara Oktavian, Kasat Lantas Polres Nganjuk, menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh diskriminatif. "Kami tidak hanya melayani mereka yang sudah bisa mengemudi. Kami juga melayani mereka yang baru belajar, yang gugup, yang sudah berkali-kali gagal. Briptu Naufal hadir untuk memastikan bahwa setiap pemohon SIM memiliki kesempatan yang sama untuk memahami teknik mengemudi yang benar. Tidak ada yang dibiarkan bingung sendiri," ujarnya. Briptu Naufal bahkan secara khusus mendampingi peserta yang mengaku belum pernah memegang kemudi sama sekali, memulai dari pengenalan fungsi setiap pedal dan tuas.

Para peserta dari berbagai kalangan mengapresiasi inisiatif ini. Seorang kakek berusia 58 tahun yang ingin membuat SIM untuk pertama kalinya mengaku sangat terbantu. "Saya malu bertanya pada anak saya sendiri. Tapi di sini, Pak Briptu sabar sekali menjelaskan. Beliau tidak pernah membuat saya merasa bodoh," katanya. Briptu Naufal juga memberikan tips untuk peserta dengan keterbatasan fisik, seperti cara menyesuaikan posisi duduk dan spion agar tetap aman saat mengemudi. Semua diajarkan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.

Penutup dari program inklusif ini adalah tentang filosofi bahwa keselamatan lalu lintas adalah hak semua orang. Polres Nganjuk melalui Briptu Naufal membuktikan bahwa bimbingan mengemudi tidak boleh menjadi barang mewah. Dengan pelatihan gratis yang ramah dan sabar, mereka membuka pintu bagi siapa pun yang ingin menjadi pengemudi yang kompeten. Masyarakat Nganjuk kini tahu: ketika datang ke Satpas SIM, mereka tidak hanya akan diuji, tapi juga akan dibimbing, dengan tulus, oleh polisi yang peduli. (Avs)

AVSHALOM GROUP

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama