Nganjuk- Apa yang biasanya menjadi tempat membosankan untuk mengurus administrasi kendaraan, Samsat Nganjuk, berubah menjadi pusat edukasi lalu lintas yang hidup pada Senin (6/7/2026) ketika Unit Kamsel Satlantas Polres Nganjuk menggelar Polantas Menyapa. Para wajib pajak yang datang tidak hanya disambut oleh petugas administrasi, tetapi juga oleh anggota Polri yang siap memberikan tips dan trik berkendara aman, mulai dari cara mengatur posisi duduk yang ergonomis hingga teknik menghadapi kondisi jalan licin. Suasana akrab tercipta saat masyarakat berbincang santai dengan petugas, menanyakan hal-hal yang selama ini mengganjal di pikiran mereka seputar aturan lalu lintas. Ini adalah bentuk pelayanan publik yang tak terlupakan.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menggarisbawahi pentingnya pendekatan edukatif dalam membangun kesadaran berlalu lintas, karena masyarakat akan lebih mudah mengingat pesan yang disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Dalam kesempatan tersebut, petugas Kamsel membagikan pengalaman mereka dalam menangani berbagai kasus kecelakaan lalu lintas, memberikan pelajaran berharga bagi para wajib pajak tentang konsekuensi nyata dari kelalaian di jalan. Masyarakat pun diajak untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan dengan menjadi pengamat yang peduli terhadap kondisi jalan dan pengguna lain. Interaksi yang hangat ini meninggalkan kesan mendalam yang sulit dilupakan.
Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir menegaskan bahwa Satlantas akan terus menghadirkan program-program inovatif seperti Polantas Menyapa di berbagai kesempatan, karena edukasi adalah kunci utama dalam menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan. Ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi instansi lain untuk mengadopsi pendekatan serupa dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Dengan kesinambungan dan konsistensi, Satlantas optimis dapat mewujudkan Nganjuk sebagai kabupaten yang patuh lalu lintas dan bebas dari kecelakaan fatal. Program ini adalah wujud nyata bahwa Polri hadir bukan sebagai penegak, melainkan sebagai sahabat masyarakat. (Avs)
