Nganjuk- Di balik teriknya matahari yang menyengat lahan jagung Patianrowo, ada secercah harapan yang dijaga oleh Aiptu Wawan Sugiantoro dari BKTM Polsek setempat, yang secara rutin memantau kecukupan air dan pupuk bagi tanaman warga. Pada Senin (6/7/2026), ia menyusuri area persawahan, berdialog hangat dengan kelompok tani, dan mengecek langsung kondisi pertumbuhan jagung yang mulai memasuki fase kritis pembentukan tongkol. Kehadirannya adalah bukti bahwa Polri mengikuti arahan Kapolres Nganjuk untuk terlibat aktif dalam menjaga keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional, bukan hanya dari ruang rapat tetapi di tengah lapangan yang sesungguhnya. Dengan sentuhan personal, Aiptu Wawan membuat petani merasa memiliki mitra yang bisa diandalkan.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengingatkan bahwa air dan pupuk adalah denyut nadi pertanian, dan kelangkaan keduanya sering menjadi pemicu turunnya hasil panen hingga 40 persen. Aiptu Wawan mencatat bahwa beberapa petani mulai kesulitan mendapatkan pupuk fosfat dan kalium, sehingga ia berkoordinasi dengan kios saprotan setempat untuk memastikan stok tetap ada dengan harga wajar. Untuk masalah air, ia menginisiasi pembuatan biopori dan lubang resapan di sekitar lahan agar penyerapan air hujan maksimal meskipun debit sungai menurun. Inovasi sederhana ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang meringankan beban petani.
AKP Edy Suwanda, Kapolsek Patianrowo, menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan pemantauan intensif hingga masa panen tiba, karena keberhasilan petani adalah keberhasilan kolektif yang berdampak pada ketahanan pangan daerah dan nasional. Ia juga mengajak para petani untuk saling berbagi informasi tentang ketersediaan pupuk dan teknik pengairan yang efisien, sehingga semua pihak mendapatkan manfaat yang adil. Ke depan, Polsek Patianrowo akan memperkuat kemitraan dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Nganjuk untuk memastikan dukungan kebijakan yang berpihak pada petani kecil. Dengan kolaborasi erat ini, lahan jagung Patianrowo siap menjadi garda terdepan ketahanan pangan di tengah tantangan iklim. (Avs)
