Nganjuk- Di tengah rutinitas harian warga yang mulai sibuk dengan aktivitas pertanian, Brigadir Arisal memilih untuk terjun langsung ke lahan jagung Desa Sonoageng guna memastikan tidak ada masalah serius yang mengancam hasil panen. Arahan dari Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan memberinya panduan bahwa pendampingan ketahanan pangan harus dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh, mencakup aspek teknis budidaya sekaligus ketersediaan sarana produksi. Dengan sabar, ia mengamati setiap sudut lahan dan meluangkan waktu untuk berdialog dengan para petani yang ditemuinya.
Dari diskusi yang berlangsung hangat, terungkap bahwa beberapa petani mengalami kebingungan dalam menentukan kombinasi pupuk yang tepat untuk jagung varietas baru yang mereka tanam. Brigadir Arisal segera menghubungkan mereka dengan penyuluh pertanian yang ada di kecamatan, sambil terus memantau perkembangan situasi. Kapolres Nganjuk menegaskan bahwa ketersediaan pupuk dan pengetahuan tentang penggunaannya adalah dua sisi mata uang yang sama pentingnya, dan polisi harus menjadi fasilitator bagi keduanya agar petani bisa bekerja dengan lebih percaya diri.
Laporan pemantauan yang dikumpulkan menunjukkan bahwa secara umum kondisi lahan jagung di Desa Sonoageng cukup baik, namun tantangan distribusi pupuk masih menjadi masalah klasik yang perlu segera dicarikan solusi permanen. Kapolsek Prambon AKP Afrizal Akbar Haris menyebutkan bahwa Polsek Prambon akan terus mendorong optimalisasi peran Bhabinkamtibmas dalam setiap tahapan pertanian, mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga pasca panen. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan hasil pertanian di wilayah ini semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Kehadiran Brigadir Arisal di tengah para petani memberikan pesan kuat bahwa Polri tidak hanya mengurusi keamanan dalam arti sempit, tetapi juga keamanan pangan yang menjadi kebutuhan dasar seluruh rakyat. Para petani pun merasa dihargai dan didukung, sehingga mereka semakin bersemangat untuk merawat tanaman mereka dengan sebaik-baiknya. Jika semangat kolaborasi ini terus dipupuk, bukan hanya hasil panen yang melimpah, tetapi juga ketahanan pangan nasional yang semakin kokoh akan terwujud. Sinergi Polri dan masyarakat adalah kunci utama menuju masa depan pertanian yang gemilang. (Avs)
