Kepedulian Polantas Nganjuk Berbuah Antrean Bahagia, Samsat Keliling di Berbek Jadi Bukti Polisi Sahabat Masyarakat


Nganjuk – Ada yang berbeda dari gelaran Samsat Keliling di Balai Pertemuan Kecamatan Berbek, Senin (8/6/2026). Bukan hanya antreannya yang panjang, tetapi juga suasana hati masyarakat yang datang. Tidak ada wajah cemberut, tidak ada keluhan tentang prosedur yang rumit, yang ada hanyalah senyum dan obrolan santai antarwarga yang menunggu giliran. Satlantas Polres Nganjuk melalui program Polantas Menyapa berhasil mengubah persepsi bahwa berurusan dengan polisi selalu menegangkan. Justru di sini, polisi hadir sebagai sahabat yang membantu meringankan beban administrasi warga. Warga yang datang dengan STNK mati bertahun-tahun pulang dengan perasaan lega karena akhirnya urusan pajak mereka beres.

AKP Ivan Danara Oktavian, Kasat Lantas Polres Nganjuk, mengatakan bahwa kepedulian terhadap kesulitan masyarakat adalah motor penggerak program ini. Selama ini, banyak warga yang sebenarnya ingin patuh tetapi terhalang oleh akses dan waktu. Polantas tidak bisa tinggal diam melihat itu. Dengan menghadirkan Samsat Keliling langsung di kecamatan, mereka ingin menunjukkan bahwa Polri peduli pada kesulitan warga dan siap turun tangan memberikan solusi. “Kami melihat antusias masyarakat cukup tinggi. Kehadiran layanan di tingkat kecamatan diharapkan dapat membantu masyarakat membayar pajak kendaraan tepat waktu tanpa harus meninggalkan aktivitas terlalu lama,” ujarnya. Antrean bahagia yang terlihat sepanjang hari adalah jawaban dari kepedulian itu.

Petugas yang bertugas tidak hanya mahir dalam administrasi perpajakan, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Mereka menyapa warga dengan ramah, menjelaskan setiap langkah dengan sabar, dan tidak pernah menunjukkan rasa bosan meskipun harus melayani ratusan orang. Selain itu, di sela-sela pelayanan, petugas juga mengedukasi warga tentang pentingnya keselamatan berkendara. Mereka mengingatkan bahwa membayar pajak tepat waktu adalah salah satu bentuk tanggung jawab sebagai pengguna jalan, karena pajak yang dibayar akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik lainnya. Edukasi ini diberikan dengan cara yang tidak menggurui, sehingga mudah diterima.

Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Nganjuk telah berhasil membangun jembatan emosional antara polisi dan masyarakat. Warga Berbek yang datang hari ini tidak hanya mendapatkan STNK yang sah, tetapi juga pengalaman bahwa polisi bisa menjadi sahabat yang membantu di saat mereka kesulitan. Harapannya, program serupa akan terus digelar di kecamatan-kecamatan lain, dan hubungan positif ini akan terus berkembang. Dari Berbek, sebuah narasi baru tentang Polri mulai terbentuk: bahwa polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga pelayan masyarakat yang hadir untuk memudahkan, merangkul, dan melindungi. Dan ketika polisi sudah menjadi sahabat, maka kepatuhan akan lahir dengan sendirinya, bukan karena rasa takut, tetapi karena rasa percaya.(Avs)

AVSHALOM GROUP

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama