Barcode Berubah Setiap 10 Detik dan WhatsApp dari Drone: Wajah Baru Pelayanan Polri 2026


Pernahkah Anda membayangkan ditilang drone lalu menerima konfirmasi lewat WhatsApp tanpa harus berhenti di pinggir jalan? Atau memperpanjang SIM hanya dari rumah tanpa menyentuh kertas formulir? Itu bukan fiksi. Itulah hasil konkret dari reformasi Polri yang dijawab Korlantas atas rekomendasi KPRP.

Saat membuka Rakernis Fungsi Lalu Lintas 2026 di Jakarta, Jumat (22/5), Wakapolri Dedi Prasetyo memaparkan sederet terobosan yang telah berjalan. ETLE Drone mampu mendeteksi pelanggaran ganjil-genap dan pelanggaran kasat mata lainnya dari udara. Sistem ini langsung mengirimkan notifikasi ke nomor pelanggar, dan pembayaran denda dapat dilakukan secara daring melalui BRIVA.

Yang tak kalah canggih, ETLE Face Recognition yang terintegrasi Dukcapil menjadi solusi ketika nomor kendaraan tidak terbaca. Teknologi ini memastikan tak ada pelanggar yang bisa kabur hanya karena pelat nomor kotor atau rusak.

Sementara itu, SIM Digital yang telah tersertifikasi BSSN memiliki fitur keamanan unik: barcode dinamis berubah setiap 10 detik dan tidak bisa di-screenshot. Petugas di lapangan cukup memindai menggunakan aplikasi khusus untuk memverifikasi keasliannya. Seluruh proses perpanjangan SIM juga bisa dilakukan dalam satu genggaman. Dengan semua ini, Polri menunjukkan bahwa digitalisasi bukan sekadar modernisasi, tetapi fondasi pelayanan publik yang lebih manusiawi dan bebas dari praktik menyimpang.(Avs)

AVSHALOM GROUP

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama