Tiga Dosis untuk Kekebalan Maksimal, Polres Nganjuk Awali Vaksinasi Hepatitis B April Ini


Rencana besar Polres Nganjuk untuk melindungi 189 personelnya dari ancaman Hepatitis B resmi dimulai pada Selasa (7/4/2026) dengan digelarnya vaksinasi tahap pertama di Aula Tantya Sudhirajati, bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa program ini bukanlah kegiatan instan melainkan proses berkelanjutan yang akan berlangsung hingga Juni 2026, karena vaksin Hepatitis B membutuhkan tiga dosis untuk membentuk perlindungan optimal. Langkah preventif ini diambil sebagai bentuk keseriusan institusi dalam menjaga kesehatan personel yang setiap hari bertugas melayani masyarakat di wilayah hukum Polres Nganjuk. Dengan target 189 personel, Polres Nganjuk berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif, di mana tidak ada anggota yang harus absen karena penyakit yang sebenarnya bisa dicegah.

AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan bahwa vaksinasi ini menjadi langkah penting dalam pencegahan penyakit Hepatitis B yang berisiko bagi petugas, terutama karena gejala awal penyakit ini sering tidak disadari hingga memasuki tahap lanjut. Menurutnya, personel yang sehat adalah investasi jangka panjang bagi institusi, karena biaya rekrutmen dan pelatihan personel baru jauh lebih mahal daripada biaya vaksinasi preventif. Kapolres juga mengingatkan bahwa program vaksinasi ini harus didukung penuh oleh seluruh personel, karena kekebalan kelompok hanya akan terbentuk jika sebagian besar anggota mengikuti vaksinasi secara lengkap. Dengan dukungan penuh dari Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk, Polres Nganjuk menargetkan tidak ada personel yang tertinggal dari program vaksinasi tiga tahap ini.

Jadwal vaksinasi sudah disusun dengan cermat, dengan tahap pertama pada April, tahap kedua pada Mei, dan tahap ketiga pada Juni 2026, memberi jeda yang cukup bagi tubuh untuk membangun respons imun. Kasidokkes Polres Nganjuk Aipda Sunarto menjelaskan bahwa vaksinasi ini penting sebagai upaya perlindungan jangka panjang, karena Hepatitis B dapat menginfeksi hati secara diam-diam dan baru menunjukkan gejala saat kerusakan sudah parah. Ia mengimbau seluruh personel untuk tidak melewatkan satu pun jadwal vaksinasi, karena kekebalan optimal baru tercapai sekitar satu bulan setelah dosis ketiga selesai diberikan. Aipda Sunarto juga menyarankan personel yang memiliki riwayat alergi atau kondisi medis tertentu untuk berkonsultasi dengan tim medis sebelum vaksinasi, meskipun secara umum vaksin Hepatitis B aman untuk hampir semua orang.

Polres Nganjuk berharap seluruh personel semakin siap dalam menjalankan tugas sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui vaksinasi, terutama bagi mereka yang bekerja di sektor pelayanan publik dengan risiko tinggi. Masyarakat diimbau untuk mengikuti jadwal vaksinasi Hepatitis B yang disediakan oleh puskesmas atau rumah sakit terdekat, karena penyakit ini masih menjadi salah satu penyebab utama kanker hati di Indonesia. Polres Nganjuk juga berjanji akan terus mengampanyekan pentingnya vaksinasi tidak hanya di internal institusi tetapi juga ke masyarakat luas melalui kegiatan bakti kesehatan dan penyuluhan di desa-desa. Dengan personel yang sehat dan terlindungi vaksin, Polres Nganjuk optimis dapat melayani masyarakat dengan lebih maksimal dan menjadi teladan dalam hal kepedulian terhadap kesehatan di lingkungan kerja.(Avs)

AVSHALOM GROUP

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama