Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menyatakan bahwa begitu laporan diterima, pihaknya langsung menginstruksikan tim Patroli dan Pengawalan (Patwal) untuk bergerak cepat. Pasutri itu segera dinaikkan ke kendaraan patroli, dan dalam hitungan menit, sirine sudah meraung di jalanan. Di dalam mobil, petugas terus berkomunikasi dengan kru bus melalui radio, melacak posisi dan menentukan titik pertemuan yang aman. Aksi kejar ini bukan sekadar mengejar kendaraan, tetapi mengejar harapan dua orang yang hampir tertinggal di perjalanan.
Drama itu berakhir manis di kawasan Tol Tandes. Bus berhasil dihentikan di bahu jalan, dan pasangan suami istri itu pun bersatu kembali dengan rombongan. AKP Nur Arifin menegaskan bahwa tindakan ini adalah wujud nyata dari pelayanan terbaik Polri di masa mudik, di mana keselamatan dan kebahagiaan masyarakat adalah prioritas utama. Bakti, sang suami, mengaku tak kuasa menahan haru atas bantuan yang diberikan. Dari keterlambatan yang hampir menghancurkan harapan, ia justru mendapat pengalaman yang tak terlupakan tentang dedikasi para petugas yang bekerja tanpa mengenal lelah demi memastikan setiap pemudik sampai di kampung halaman dengan selamat.(Avs)