Di sela-sela tugas rutin menjaga keamanan, Brigpol Al Hanib, Bhabinkamtibmas Desa Sonobekel, memilih cara berbeda untuk mendekatkan diri dengan warga. Ia turun langsung ke lahan pekarangan milik warga yang tengah digarap untuk budidaya terong. Kunjungannya pada Rabu (1/4/2026) ini bukan sekadar inspeksi biasa, melainkan bentuk pendampingan nyata dalam program Pekarangan Pangan Bergizi yang dicanangkan pemerintah. Dengan sabuk pengaman masih melingkar di pinggang, ia menyusuri barisan tanaman, memastikan setiap batang terong tumbuh subur dan siap memberikan hasil maksimal bagi pemiliknya.
Kapolsek Warujayeng, Kompol Ahmad Junaedi, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga ikut serta dalam membangun kemandirian pangan masyarakat. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di kebun warga memiliki makna strategis. Selain memberikan rasa aman, pendampingan seperti ini mendorong warga untuk lebih produktif dalam memanfaatkan lahan pekarangan yang selama ini mungkin kurang optimal. Terong yang dipilih sebagai komoditas utama dinilai tepat karena selain mudah dibudidayakan, juga memiliki nilai jual yang menjanjikan.
Dalam kesempatan itu, Brigpol Al Hanib tak hanya memantau pertumbuhan tanaman, tetapi juga meluangkan waktu berdialog dengan warga. Ia mendengarkan keluhan, mencatat kendala yang dihadapi, lalu memberikan motivasi agar semangat bertani tidak surut. Baginya, tugas Bhabinkamtibmas bukan hanya tentang keamanan, tetapi juga tentang hadir di setiap aspek kehidupan warga. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, ia optimistis program P2B ini tidak hanya akan memperkuat ketahanan pangan keluarga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Sonobekel.(Avs)
