Enam pos pengamanan dan pelayanan yang didirikan Polres Nganjuk selama Operasi Ketupat Semeru 2026 bukan sekadar tenda biasa. Di balik terpal dan meja panjang itu, tersimpan fungsi vital sebagai benteng terakhir keselamatan para pemudik yang kelelahan atau mengalami kendala di perjalanan. Pos-pos ini adalah oase di tengah hiruk-pikuk perjalanan panjang.
Amanat Kapolri yang dibacakan saat apel gelar pasukan menegaskan bahwa pos-pos ini dirancang sebagai pusat informasi sekaligus pelayanan darurat. Di Pos Terpadu Pujahito misalnya, pemudik tak hanya bisa beristirahat, tapi juga mendapatkan layanan kesehatan gratis dan perbaikan ringan kendaraan. Semua ini untuk memastikan perjalanan mudik tetap menyenangkan hingga tujuan akhir.
Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, menjelaskan bahwa pendirian pos di lokasi strategis seperti Kertosono dan Wilangan didasarkan pada pemetaan titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Personel gabungan yang berjaga 24 jam siap memberikan pertolongan pertama, termasuk evakuasi cepat menggunakan ambulans yang telah disiagakan.
Para pemudik yang singgah di pos-pos ini akan disambut dengan senyuman dan segelas teh hangat. Suasana kekeluargaan sengaja diciptakan untuk mengobati rasa lelah setelah berjam-jam di jalan. Posko-posko ini adalah bukti bahwa perjalanan mudik tak melulu tentang jarak dan waktu, tetapi juga tentang kemanusiaan dan kepedulian yang terus dijaga. (Avs)
.jpeg)