Upaya pemulihan ekonomi warga pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang terus menunjukkan hasil positif. Salah satunya melalui keterlibatan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang menginisiasi pemanfaatan pekarangan warga menjadi sumber pangan dan penghasilan berkelanjutan.
Melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang digelar di Kecamatan Kuala Simpang, para taruna bersama masyarakat mengolah kembali lahan pekarangan yang sempat terbengkalai akibat bencana alam. Berbagai komoditas pangan ditanam dengan pendekatan pendampingan langsung, sehingga warga mampu mengelola lahan secara mandiri dan produktif.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran lapangan, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat. Program tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden RI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat.
Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa program P2L mencerminkan peran Polri yang adaptif dan humanis. Kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan solusi atas persoalan pangan dan ekonomi yang dihadapi warga.
Dengan pemanfaatan pekarangan secara berkelanjutan, masyarakat Aceh Tamiang diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga serta mengembangkan UMKM berbasis potensi lokal sebagai sumber penghasilan jangka panjang.
