Satpas Polres Nganjuk Ubah Paradigma Ujian SIM Jadi Pembelajaran Karakter



Bagi sebagian orang, ujian praktik SIM hanyalah tahapan untuk memperoleh izin berkendara. Namun di Polres Nganjuk, proses ini dirancang sebagai ruang edukasi karakter.

Petugas Satpas memaparkan tahapan ujian praktik secara rinci dan sistematis. Penjelasan mencakup teknik dasar hingga etika berlalu lintas yang wajib diterapkan di jalan raya.

Melalui program Polantas Menyapa, pendekatan humanis dikedepankan. Peserta tidak hanya diuji kemampuan teknis, tetapi juga diarahkan untuk memahami makna keselamatan bersama.

AKP Ivan Danara Oktavian dari Satlantas Polres Nganjuk menyebut bahwa penerbitan SIM harus melalui proses pembelajaran yang serius. Kompetensi dan sikap menjadi dua aspek penting yang tidak terpisahkan.

Sementara itu, Brigadir Wisnu Ardi menekankan pentingnya kesadaran diri sebagai pengguna jalan. Setiap pengendara memegang peran dalam menciptakan ketertiban lalu lintas.

Transformasi ini diharapkan melahirkan generasi pengendara yang tidak hanya lulus ujian, tetapi juga siap menjadi teladan di jalan raya.

AVSHALOM GROUP

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama