Program Ojol Kamtibmas menjadi wadah komunikasi dua arah antara kepolisian dan komunitas ojol. Diskusi santai ini membahas berbagai persoalan di lapangan, mulai dari kepatuhan lalu lintas hingga tantangan keselamatan kerja.
Kasat Lantas AKP Nur Arifin menyebut driver ojol sebagai pe
lopor disiplin berlalu lintas karena intensitas aktivitas mereka di jalan raya sangat tinggi.
Hadir pula Jasa Raharja yang memberikan edukasi mengenai jaminan kecelakaan lalu lintas. Sementara pihak aplikator Gojek membantu menyinkronkan kebijakan keselamatan layanan.
Kegiatan ditutup dengan pembagian helm standar nasional sebagai langkah konkret meningkatkan perlindungan pengendara.
Satlantas Polres Gresik optimistis pendekatan humanis ini mampu menekan angka kecelakaan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat produktif.
