Ngawi- Kebakaran lahan di kawasan Bukit Gogor, Dusun Plosokerep, Desa Kuniran, Kecamatan Sine, berhasil dipadamkan berkat respon cepat Polsek Sine setelah menerima laporan melalui call center 110 Polres Ngawi pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 10.40 WIB. Kapolsek Sine AKP Heri Riyanto mengungkapkan bahwa laporan dari warga yang melihat kobaran api di area lahan langsung ditindaklanjuti dengan pengiriman personel ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Berkat koordinasi yang baik antara petugas dan masyarakat, api berhasil dijinakkan sebelum menyebar ke area yang lebih luas dan menimbulkan kerusakan yang lebih parah.
Kapolsek Sine menjelaskan bahwa pemadaman dilakukan dengan menggunakan peralatan yang tersedia, dengan semangat gotong royong antara polisi dan warga setempat. Meskipun penyebab awal kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh petugas, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di musim kemarau yang membuat vegetasi mudah terbakar. AKP Heri juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang dengan cepat melaporkan kejadian ini melalui call center 110, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif.
Kasi Humas Polres Ngawi Iptu Dian Ambarwati mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan maupun lahan kering, terutama pada musim kemarau yang rawan terjadi kebakaran. Menurutnya, pencegahan lebih baik daripada pemadaman, dan setiap warga memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan, karena satu percikan api kecil dapat berkembang menjadi kebakaran besar yang sulit dikendalikan.
Iptu Dian juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan melalui call center 110 Polres Ngawi apabila mengetahui adanya titik api atau indikasi kebakaran, agar petugas dapat segera bertindak sebelum api meluas. Layanan call center 110 yang bebas pulsa ini menjadi saluran penting bagi masyarakat untuk berkomunikasi dengan kepolisian dalam situasi darurat, termasuk kebakaran lahan. Dengan respon cepat dan koordinasi yang baik antara polisi dan warga, diharapkan kebakaran lahan seperti di Bukit Gogor dapat dicegah dan tidak terulang di masa mendatang.(Avs)
