Nganjuk- Di Desa Gondang, benih-benih jagung yang baru disemai menghadapi tantangan terbesarnya: ketersediaan air yang cukup. Tanpa air, semua kerja keras petani akan sia-sia. Aiptu Rahmad Riyanto hadir untuk memastikan bahwa air yang menjadi nyawa tanaman ini tersedia dalam jumlah yang memadai dan dikelola dengan cara yang tepat. Sebagai Bhabinkamtibmas, ia menjadikan pendampingan pertanian sebagai bagian dari tanggung jawabnya dalam mendukung program ketahanan pangan.
Pemantauan yang ia lakukan tidak berlangsung dalam suasana formal. Ia memilih duduk di gubuk sawah bersama para petani, mendengarkan cerita mereka tentang pengalaman menghadapi musim tanam sebelumnya. Dari obrolan itu, ia menggali informasi tentang pola cuaca, debit air yang fluktuatif, serta cara-cara tradisional yang telah mereka coba untuk mengatasi kekurangan air. Ia kemudian memberikan masukan tentang teknologi sederhana yang bisa membantu mereka menyimpan air lebih lama.
Kapolres Nganjuk, AKBP Suria Miftah Irawan, menegaskan bahwa keberhasilan ketahanan pangan tidak bisa dipisahkan dari peran aktif semua pihak, termasuk Polri. Ia mengapresiasi langkah Aiptu Rahmad yang terus bergerak di lapangan, mendampingi petani dari masa semai hingga panen. Dari Gondang, ia berharap lahir generasi petani yang tangguh dan adaptif terhadap perubahan iklim, sehingga ketahanan pangan nasional tetap terjaga. (Avs)
