Jakarta- Jakarta Convention Center menjadi saksi gelaran Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 yang berlangsung meriah pada 21 hingga 25 Juli, dengan puncak kunjungan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Umum Bhayangkari pada Jumat (24/7) malam. Keduanya menyusuri area bazar yang dipenuhi 727 stan dari 374 peserta, menampilkan beragam produk unggulan dari berbagai daerah, mulai dari batik, tenun, songket, ulos, kebaya, tas, aksesori, perhiasan, kain tradisional, kerajinan daerah, hingga produk rumah tangga, kosmetik, dan kuliner khas Nusantara. Keragaman produk ini sekaligus menunjukkan besarnya potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Indonesia, yang sayang jika tidak diberdayakan secara maksimal.
Kapolri menyampaikan bahwa bazar ini menjadi bukti nyata semangat Polri dan Bhayangkari dalam mendukung penguatan UMKM sebagai salah satu pilar perekonomian nasional. Menurutnya, melalui kegiatan ini, Polri dan Bhayangkari ingin memperluas akses pemasaran produk lokal sekaligus mendorong para pelaku usaha agar semakin mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di pasar global. Kapolri juga mengapresiasi kerja keras para peserta yang telah menyiapkan produk terbaik mereka, serta berharap bazar ini dapat menjadi momentum kebangkitan UMKM di tengah tantangan ekonomi yang masih belum sepenuhnya pulih pasca-pandemi.
Ketua Umum Bhayangkari menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan produk, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian dan menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap produk-produk unggulan dalam negeri. Dengan menghadirkan 531 stan fesyen, 152 stan kuliner, dan 44 stan dapur bersama, acara ini menjadi ajang promosi yang efektif sekaligus media edukasi bagi masyarakat tentang kekayaan budaya dan kearifan lokal yang terkandung dalam setiap produk. Selain itu, enam sesi gelar wicara tentang pengembangan UMKM, pemanfaatan teknologi, dan hak kekayaan intelektual turut memperkaya wawasan para pelaku usaha yang hadir.
Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan 29 penampilan seni, tari, musik, peragaan busana, serta parade wastra dan produk unggulan UMKM Bhayangkari yang memukau para pengunjung. Dengan mengusung tema "Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya," Polri bersama Bhayangkari menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat, memperluas pasar produk lokal, serta mendorong UMKM agar semakin berkembang dan berdaya saing. Melalui bazar ini, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan, di mana produk-produk lokal tidak hanya dikenal di dalam negeri tetapi juga mampu menembus pasar internasional dengan kualitas dan daya saing yang tinggi.(Avs)
.jpeg)