Nganjuk- Di tengah hamparan lahan bawang merah yang menghijau, Bhabinkamtibmas Desa Mojorembun, Aipda Priono, kembali menunjukkan dedikasinya sebagai penggerak ketahanan pangan pada Sabtu (11/7/2026). Menindaklanjuti arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, ia turun langsung ke ladang untuk memantau pertumbuhan tanaman dan berdialog dengan petani tentang perawatan, pengendalian hama, hingga kebutuhan pengairan. Kegiatan ini adalah narasi baru tentang Polri modern yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pilar pertanian yang mendampingi petani dari masa tanam hingga panen tiba.
Kapolres Nganjuk menyatakan bahwa peran Polri di masa depan harus semakin multidimensional, mencakup aspek pemberdayaan ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Bawang merah sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi menjadi salah satu prioritas pendampingan karena dampaknya yang signifikan terhadap kesejahteraan petani. Dengan turun langsung ke lahan, Bhabinkamtibmas tidak hanya membangun kedekatan emosional dengan petani, tetapi juga membuktikan bahwa Polri peduli terhadap keberlanjutan pangan nasional.
Kapolsek Rejoso AKP Roni Andreas Suharto menambahkan bahwa semangat yang ditunjukkan Aipda Priono harus menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri untuk terus berkontribusi di luar tugas pokok mereka. Kegiatan pemantauan pertanian seperti ini diharapkan dapat dilakukan secara rutin dan terencana, sehingga masyarakat melihat Polri sebagai mitra andal dalam segala aspek kehidupan. Dengan begitu, kepercayaan publik terhadap kepolisian akan terus meningkat, seiring dengan manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat petani.
Desa Mojorembun kini memiliki cerita inspiratif tentang seorang polisi yang rela meluangkan waktu di ladang demi memastikan bawang merah warganya tumbuh subur. Tanaman yang hijau dan sehat adalah simbol harapan yang bangkit, bahwa dengan kerja sama dan kepedulian, tidak ada tantangan yang tidak dapat diatasi. Langkah kecil Aipda Priono hari ini adalah langkah besar bagi masa depan pertanian di Nganjuk, di mana Polri hadir tidak hanya sebagai pelindung, tetapi juga sebagai penggerak kemandirian pangan yang berkelanjutan dan penuh makna.(Avs)
