Nganjuk- Sebuah revolusi hijau sedang berlangsung di Kelurahan Kapas, Kecamatan Sukomoro, Nganjuk. Aipda David Fajar S., Bhabinkamtibmas setempat, menjadi ujung tombak gerakan pemanfaatan lahan pekarangan dengan sistem vertikultur. Pada Sabtu (13/6/2026), ia memantau langsung lahan Pekarangan Pangan Bergizi milik warga binaannya yang kini dipenuhi sayuran segar dalam pot-pot bertingkat. Inilah bukti bahwa ketahanan pangan nasional bisa dimulai dari halaman rumah yang sempit sekalipun.
AKBP Suria Miftah Irawan, Kapolres Nganjuk, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap inovasi ini. Ia menjelaskan bahwa vertikultur adalah metode yang sangat cocok untuk wilayah perkotaan dengan keterbatasan lahan. Polri, melalui para Bhabinkamtibmas, akan terus mendorong masyarakat agar mengoptimalkan setiap sudut pekarangan mereka. Dengan sistem tanam bertingkat, sayuran bergizi bisa tumbuh subur di mana saja, tanpa perlu lahan luas atau biaya besar.
Aipda David dalam pemantauannya melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi tanaman sekaligus berdialog hangat dengan warga tentang teknik perawatan, pemupukan, dan pemanfaatan hasil panen. Kapolsek Sukomoro AKP Mujianto berharap revolusi hijau dari Kapas ini menyebar ke seluruh Nganjuk. Dari pekarangan yang dulu kosong, kini lahir ketahanan pangan keluarga yang mandiri, sehat, dan berkelanjutan berkat vertikultur dan polisi yang hadir di tengah masyarakat.(Avs)
