Dari Polisi yang Memantau Hingga Dapur yang Aman: Cerita Sukses Kebun Polybag Kedungombo


Pernahkah terbayang, seorang polisi bisa menjadi alasan utama mengapa dapur rumah tangga tidak pernah sepi sayuran segar? Di Desa Kedungombo, Kabupaten Nganjuk, itu bukan angan-angan. BRIPKA Mahendra Aris, S., Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng, telah menginisiasi pemantauan serius terhadap program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang seluruhnya menggunakan sistem polybag, seperti yang dilakukan pada Rabu (6/5/2026). Hasil di lapangan mulai membuktikan bahwa intervensi sederhana ini berdampak luas pada ekonomi keluarga.

Mengapa sistem polybag dipilih sebagai ujung tombak? Karena ia menghilangkan berbagai hambatan klasik seperti minimnya lahan, mahalnya biaya membuat bedeng tanam, serta sulitnya mengendalikan hama. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menekankan bahwa media tanam ini adalah bukti nyata bagaimana inovasi murah merakyat bisa menekan angka pengeluaran rumah tangga hingga 20 persen per bulan. Uang yang biasanya habis untuk membeli sayur, kini bisa dialihkan ke tabungan atau kebutuhan lain yang lebih mendesak.

Dalam setiap sesi monitoring, BRIPKA Mahendra selalu membawa cerita penyemangat. Ia menunjukkan bukti visual bahwa tetangga yang rajin merawat polybag bisa memanen setiap minggu tanpa henti. Warga yang tadinya ragu, kini mulai melirik dan ikut mencoba. Sistem polybag juga memungkinkan rotasi tanaman yang sehat, misalnya setelah panen sawi, polybag bisa langsung ditanami bibit bayam, sehingga pekarangan tidak pernah kosong dan dapur tidak pernah kekurangan stok sayuran segar.

Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi menutup dengan pesan optimisme. "Saya ingin kegiatan ini menjadi gerakan massal, bukan sekadar program sesaat," tegasnya. Dengan semakin meluasnya pemanfaatan Pekarangan Pangan Bergizi bersistem polybag, budaya positif ketahanan pangan keluarga bukan lagi wacana. Ini adalah praktik harian yang membuat perut kenyang, dompet lebih tebal, dan senyum merekah di wajah warga Kedungombo setiap kali mereka memetik hasil kebun sendiri.(Avs)

AVSHALOM GROUP

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama