Tak Henti di 19 Kasus, Polresta Sidoarjo Terus Buru Jaringan Narkoba Demi Selamatkan Generasi Bangsa


Komitmen Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan dengan pengungkapan 19 kasus sepanjang Maret 2026 yang melibatkan 25 tersangka laki-laki, namun Kapolresta Kombes Pol Christian Tobing menegaskan bahwa ini baru awal dari perang panjang melawan narkoba. Dalam konferensi pers pada Kamis (9/4/2026), ia memaparkan bahwa dari pengungkapan tersebut polisi menyita 235,79 gram sabu, 52 butir ekstasi, dan 408,66 gram ganja dengan nilai ekonomis Rp387 juta, yang jika dikalkulasikan telah menyelamatkan sekitar 4.000 jiwa dari bahaya narkotika. Namun, ia mengingatkan bahwa para tersangka yang diamankan umumnya hanya kurir dan pengedar, sementara jaringan pemasok yang lebih besar masih dalam pengejaran (DPO) sehingga pengembangan kasus tidak akan berhenti.

Kombes Christian menjelaskan rincian operasi yang dilakukan, mulai dari penangkapan tersangka AH di Tulangan pada 5 Maret 2026 di dalam rumahnya, pengungkapan jaringan tiga tersangka di wilayah Sidoarjo pada 9-10 Maret yang mengedarkan sabu dan ganja, hingga operasi di Tarik pada 13 Maret dan Sarirogo pada 26 Maret 2026 dengan modus sistem ranjau dan COD. Ia menegaskan bahwa setiap tersangka yang sudah diamankan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman berat hingga pidana mati sebagai efek jera. Lebih dari itu, pihaknya terus melakukan pengembangan untuk mengungkap siapa pemasok utama di balik jaringan ini.

Dengan semangat keberlanjutan, Kombes Christian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak berhenti memberikan informasi terkait peredaran narkoba di lingkungan masing-masing. Ia menyadari bahwa perang melawan narkotika tidak akan pernah usai, tetapi setiap kasus yang berhasil diungkap berarti menyelamatkan generasi muda Sidoarjo dari kehancuran. "Kami tidak berhenti sampai di sini," tegasnya, seraya memastikan bahwa operasi serupa akan terus digalakkan di bulan-bulan berikutnya hingga Sidoarjo benar-benar bersih dari bayang-bayang narkoba.(Avs)

AVSHALOM GROUP

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama