Sumpah di Depan Orang Tua, 257 Pendaftar Polri Nganjuk Berani Bilang Tidak Ada Titipan


Suasana haru dan seru menyelimuti Aula Tantya Sudhirajati Polres Nganjuk saat 257 pendaftar calon anggota Polri TA 2026 bersama orang tua mereka mengucapkan sumpah dan menandatangani pakta integritas, Rabu (1/4/2026). Kapolres AKBP Suria Miftah Irawan sengaja menghadirkan orang tua sebagai saksi sekaligus pengawas, guna memastikan proses rekrutmen berjalan bersih tanpa praktik titipan atau percaloan. Dalam sumpahnya, para peserta berjanji akan mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan kemampuan sendiri secara jujur dan bertanggung jawab. Mereka juga siap didiskualifikasi jika terbukti melakukan kecurangan sekecil apa pun.

Kapolres AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan bahwa momen sumpah ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen moral yang mengikat seluruh peserta dan keluarga. Ia menyampaikan bahwa tidak ada ruang bagi praktik titipan atau janji kelulusan dari pihak manapun, karena semua keputusan berdasarkan hasil ujian yang objektif. Data panitia mencatat total pendaftar mencapai 257 orang terdiri dari 201 pria dan 56 wanita, dengan 226 peserta lolos verifikasi administrasi. Orang tua pun turut menandatangani pakta integritas yang berisi komitmen untuk tidak memberikan imbalan apapun kepada panitia serta tidak mempercayai oknum penipu.

Kabag SDM Polres Nganjuk Kompol Burhanudin, S.Sos., menjelaskan bahwa keterlibatan orang tua dalam pakta integritas menjadi terobosan penting untuk menciptakan kontrol sosial yang kuat. Ia menambahkan bahwa orang tua juga didorong untuk segera melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan dalam proses seleksi, sehingga panitia bisa bertindak cepat. Prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) menjadi fondasi utama yang harus dijaga bersama oleh panitia, peserta, dan keluarga. Kompol Burhanudin berharap tidak ada lagi cerita orang tua yang rela menjual harta benda demi meluluskan anaknya melalui jalur tidak resmi.

Dengan adanya sumpah dan pakta integritas yang disaksikan langsung orang tua ini, Polres Nganjuk optimis proses rekrutmen TA 2026 akan menghasilkan calon anggota Polri yang profesional dan berintegritas. Langkah ini sekaligus mengirim pesan tegas bahwa praktik percaloan dan titipan tidak akan pernah ditoleransi di wilayah Nganjuk. Masyarakat pun diharapkan ikut mengawal jalannya seleksi demi terciptanya aparat penegak hukum yang benar-benar kompeten dan amanah. Pada akhirnya, kejujuran dan sportivitas menjadi kunci utama bagi setiap peserta yang bercita-cita menjadi kebanggaan keluarga dan bangsa.(Avs)

AVSHALOM GROUP

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama