Sesuatu yang revolusioner terjadi di Jalan Barito Nganjuk pada Jumat pagi, 24 April 2026. Satlantas Polres Nganjuk tidak hanya menggelar program "Polantas Menyapa", tetapi juga menyiapkan tenda kecil dengan kursi dan segelas air mineral untuk para pengendara yang dihentikan. Suasana menjadi sangat santai dan tidak formal, berbeda jauh dengan razia konvensional yang biasanya membuat jantung berdebar kencang. Para pengendara yang awalnya cemas perlahan-lahan tersenyum dan mulai terbuka.
Aipda Andi dengan cekatan membagi-bagikan brosur kecil berisi tips keselamatan berkendara kepada setiap pengendara yang datang. Ia juga menyiapkan helm cadangan standar SNI untuk menunjukkan perbedaan kualitas dengan helm murahan atau helm proyek. Para pengendara diajak untuk mencoba merasakan berat, ketebalan busa, dan kekuatan tali pengikat helm standar. Banyak dari mereka yang terkejut karena selama ini tidak pernah menyadari bahwa helm yang mereka gunakan sangat mudah lepas jika terjadi benturan.
AKP Ivan Danara Oktavian menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program "Nganjuk Tertib Lalu Lintas 2026" yang lebih besar. Menurutnya, penurunan angka kecelakaan tidak bisa terjadi dalam semalam, tetapi melalui konsistensi dan pendekatan yang berkesinambungan. Ia juga mengajak masyarakat untuk melaporkan titik-titik rawan kecelakaan agar bisa segera diperbaiki infrastrukturnya. "Lalu lintas yang aman adalah hak setiap warga, dan kami hadir untuk memastikan hak itu terpenuhi," tegasnya.
Ke depan, Satlantas Polres Nganjuk berencana untuk menjadikan program ini sebagai agenda mingguan yang berpindah-pindah lokasi. Mereka juga akan menyertakan tenaga medis untuk memberikan cek kesehatan gratis bagi pengendara yang berhenti, sebagai bentuk apresiasi. Semoga program inovatif ini mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak sehingga keselamatan berlalu lintas bukan lagi sekadar slogan, tetapi kenyataan yang hidup di setiap sudut jalan Kabupaten Nganjuk.(Avs)
