Pendopo Kabupaten Nganjuk pada Rabu (15/4/2026) berubah menjadi pusat layanan serba ada. Di satu sisi, ada meja promosi investasi dan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk para pelaku UMKM. Di sisi lain, ada mobil Samsat keliling dari Satlantas Polres Nganjuk yang siap melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor. Program "Polantas Menyapa" berhasil menyatukan dua dunia yang biasanya terpisah: dunia bisnis dan dunia administrasi lalu lintas. Masyarakat pun diuntungkan.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menjelaskan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini adalah masa depan pelayanan publik. Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang beragam. Dengan hadir di acara promosi investasi, Samsat keliling mendapatkan eksposur yang lebih luas. Warga yang tadinya tidak tahu tentang layanan Samsat keliling, setelah melihat langsung di Pendopo, menjadi tertarik dan langsung memanfaatkannya. Efek ganda yang positif.
Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian menambahkan bahwa petugas tidak hanya fokus pada transaksi. Mereka juga mencatat keluhan warga tentang layanan Samsat selama ini, seperti jam operasional yang terlalu singkat atau lokasi yang sulit dijangkau. Masukan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan. Dengan mendengarkan langsung suara masyarakat, Polri bisa merancang layanan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain. Pelayanan publik yang humanis dan responsif tidak harus mahal atau rumit. Cukup dengan membawa mobil Samsat ke tempat yang ramai, lalu membuka loket dengan senyum, masyarakat akan datang dengan sendirinya. Polres Nganjuk berkomitmen untuk terus menggelar "Polantas Menyapa" di berbagai kesempatan. Mulai dari Pendopo, kelak di pasar, terminal, bahkan di acara car free day. Nganjuk menuju pelayanan publik tanpa batas.(Avs)
