Puncak Arus Balik Mulai Terasa, Polri Berlakukan One Way Nasional Siang Nanti


Hari kedua belas Operasi Ketupat 2026 menjadi titik balik di mana euforia mudik bergeser menjadi gelombang kepulangan yang masif. Data terbaru menunjukkan peningkatan volume kendaraan menuju Jakarta hingga 73,71 persen, memaksa kepolisian untuk segera mengimplementasikan sistem satu arah atau one way nasional. Kebijakan ini akan dimulai pukul 14.00 WIB, mencakup ruas dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70, sebagai upaya menjaga kelancaran arus balik.

Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, selaku Jubir Operasi Ketupat, menyampaikan bahwa situasi kamtibmas secara umum masih kondusif. Meski demikian, pihaknya mencatat adanya 198 kasus kecelakaan yang menyebabkan kerugian materiil cukup besar. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam merencanakan perjalanan, terutama dengan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang memberikan fleksibilitas waktu kembali ke kota.

Polri juga menyoroti pentingnya mengatur waktu perjalanan agar tidak bertepatan dengan puncak arus balik. Diskon tarif tol yang akan diberikan pada 26 hingga 27 Maret 2026 menjadi opsi strategis bagi pemudik yang ingin menghindari kemacetan sekaligus mendapatkan efisiensi biaya perjalanan. Dengan manajemen waktu yang baik, diharapkan kepadatan dapat terurai secara alami tanpa harus terjebak dalam antrean panjang di gerbang tol.

Kepada seluruh pemudik yang masih dalam perjalanan atau yang masih berwisata, Polri mengimbau agar selalu memprioritaskan keselamatan. Pastikan kondisi fisik prima sebelum mengemudi, patuhi rambu dan rekayasa lalu lintas yang diterapkan, serta segera hubungi layanan darurat 110 jika menghadapi kondisi darurat. Komitmen Polri bersama pemangku kepentingan adalah memastikan arus balik tahun ini berlangsung lancar dan seluruh masyarakat tiba di tujuan dengan selamat.(Avs)

AVSHALOM GROUP

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama