Suasana libur Lebaran di Pantai Watu Pecak, Lumajang, mendadak hangat bukan hanya karena sengatan matahari, tetapi juga karena kedekatan aparat dengan masyarakat. Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar tampak asyik berbincang dengan para wisatawan, sesekali mengingatkan orang tua untuk memperhatikan anak-anak mereka yang asyik bermain air. Di balik interaksi sederhana itu, tersimpan strategi besar pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang mengedepankan pencegahan melalui pendekatan kemanusiaan.
Bersama Wakapolres dan pejabat utama Polres Lumajang, Kapolres memilih untuk tidak hanya berada di belakang meja. Dengan mendatangi langsung objek wisata di Kecamatan Pasirian, ia ingin memastikan bahwa keselamatan pengunjung tidak hanya menjadi slogan. Di lokasi yang dipadati ribuan keluarga, ia secara spesifik menunjuk area bibir pantai sebagai sektor krusial yang membutuhkan pengawasan maksimal, mengingat aktivitas masyarakat di laut meningkat drastis saat liburan.
Imbauan yang disampaikan AKBP Alex pun terasa lebih membumi karena disampaikan langsung di tempat kejadian. Ia tidak hanya bicara soal personel yang disiagakan, tetapi juga mengajak para orang tua untuk menjadi garda terdepan keselamatan anak-anak mereka. Dengan nada yang tegas namun bersahabat, ia menekankan bahwa batas aman berenang bukan sekadar aturan, melainkan garis yang memisahkan antara liburan menyenangkan dan musibah.
Kapolres juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas elemen. Menurutnya, Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam mengamankan wisatawan. Dukungan dari pemerintah daerah, pengelola wisata, hingga tim penyelamat pantai adalah pilar yang membuat sistem keamanan bekerja secara holistik. Ia mengimbau agar setiap pengunjung tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga aktif mematuhi arahan dan meningkatkan kewaspadaan pribadi.
Kunjungan yang dilakukan di tengah puncak kunjungan wisata ini menjadi simbol bahwa pengamanan Lebaran tidak berhenti di posko-posko mudik. Dengan langkah yang humanis dan fokus pada edukasi langsung, Polres Lumajang berhasil menciptakan rasa aman yang tidak hanya dirasakan, tetapi juga dipahami oleh masyarakat. Pantai Watu Pecak pun menjadi bukti bahwa ketika aparat turun ke tengah keramaian dengan cara yang tepat, kenyamanan publik bisa terwujud secara alami.(Avs)
