Euforia menyambut libur Nyepi dan Lebaran 2026 mulai terasa di Kota Malang, namun kewaspadaan tidak boleh mengendur. Polresta Malang Kota secara resmi memetakan lima potensi kerawanan yang bisa mengganggu kenyamanan selama masa mudik dan liburan. Mulai dari kepadatan arus lalu lintas di jalur strategis, hingga aktivitas ekonomi liar yang meresahkan. Imbauan keras disampaikan agar masyarakat turut aktif menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
Salah satu yang menjadi perhatian khusus adalah maraknya praktik parkir liar yang kerap muncul di kawasan wisata dan pusat kuliner saat musim liburan. Polresta menegaskan bahwa tindakan oknum yang memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi akan ditertibkan. Selain itu, masalah klasik seperti pengelolaan sampah di destinasi wisata juga menjadi sorotan. Semua ini harus dikelola bersama agar keindahan dan kenyamanan Kota Malang tetap terjaga.
Di tengah potensi masalah tersebut, ada pesan optimistis yang disampaikan kepolisian. Dengan kolaborasi yang baik antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat, libur panjang ini justru bisa menjadi berkah. Ekonomi warga akan menggeliat, sektor pariwisata bangkit, dan citra positif kota semakin menguat. Maka, mari bersama-sama kita wujudkan Malang yang aman, ramah, dan nyaman untuk semua selama libur panjang ini. (Avs)
.jpeg)