Sore itu di Taman Kota Nganjuk, pemandangan tak biasa terlihat. Seorang pria berseragam coklat duduk santai di bangku taman, berbaur dengan puluhan pengemudi jaket hijau. Bukan untuk menilang atau menggerebek, melainkan untuk ngobrol santai layaknya teman lama. Aipda Hariono dari Satlantas Polres Nganjuk sengaja meluangkan waktu setelah sibuk mengatur lalu lintas pagi untuk sekadar menyapa dan berdiskusi dengan para pengemudi ojek online yang sedang menunggu order. Suasana akrab langsung tercipta, diiringi gelak tawa dan obrolan ringan di sela-sela kesibukan mereka.
Di tengah obrolan hangat itulah, pesan penting tentang keselamatan mengemudi mulai diselipkan. Aipda Hariono dengan cermat mengajak para pengemudi untuk merenung sejenak tentang perlengkapan paling vital saat berkendara, yaitu helm. Bukan sekadar helm biasa, melainkan helm yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia atau SNI. Topik ini sengaja diangkat mengingat para pengemudi ojek online adalah garda terdepan transportasi yang setiap harinya berisiko tinggi di jalan raya, baik bagi diri sendiri maupun penumpang yang dibawa.
Pendekatan humanis ini ternyata membuahkan hasil manis. AKP Ivan Danara Oktavian, selaku Kasat Lantas, menyebut program "Polantas Menyapa" sebagai terobosan untuk mencairkan sekat antara aparat dan warga. Menurutnya, pesan tentang aturan berlalu lintas akan lebih mudah meresap jika disampaikan dalam suasana yang nyaman dan tanpa tekanan. Dengan gaya bicara yang bersahabat, petugas tak lagi terlihat sebagai sosok yang menakutkan, melainkan mitra yang peduli akan keselamatan bersama di jalan raya.
Kegiatan sederhana namun bermakna ini mendapat sambutan luar biasa dari para pengemudi. Mereka merasa dihargai dan didengar, bukan sekadar objek yang harus tunduk pada aturan. Dari obrolan santai di bawah rindangnya pohon taman kota, benih-benih kesadaran akan pentingnya tertib lalu lintas mulai tumbuh. Satlantas Polres Nganjuk pun berkomitmen untuk terus menghadirkan program serupa, menjadikan keselamatan berkendara sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban yang memberatkan.(Avs)
.jpeg)