Komitmen penuh untuk menghadirkan mudik yang aman dan nyaman ditunjukkan Polda Jatim melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026. Di Lapangan Mapolda Jatim, Kapolda Irjen Pol Nanang Avianto bersama Gubernur Khofifah dan Pangdam V/Brawijaya memimpin langsung kesiapan ribuan personel yang akan disebar ke seluruh penjuru Jawa Timur. Sebanyak 238 pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu akan beroperasi 24 jam selama 13 hari untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Kapolda menjelaskan bahwa pendirian pos-pos tersebut merupakan respons atas tingginya mobilitas masyarakat saat Lebaran. Dengan rincian 172 pos pengamanan, 45 pos pelayanan, dan 21 pos terpadu, personel gabungan akan siaga di titik-titik strategis. Mereka tidak hanya bertugas merekayasa lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan kesehatan, informasi, dan bantuan teknis bagi para pemudik yang membutuhkan.
Total personel yang dikerahkan mencapai 16.326 orang, terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, BPBD, dan Satpol PP. Kekuatan besar ini akan difokuskan untuk mengamankan 20.097 titik yang tersebar di seluruh Jawa Timur. Kapolda menegaskan bahwa sinergi antar instansi ini penting agar setiap potensi gangguan, baik itu kecelakaan, kemacetan parah, hingga bencana alam, dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi.
Masyarakat diimbau untuk tidak ragu singgah dan beristirahat di pos-pos yang telah disediakan jika merasa lelah saat berkendara. Kapolda menekankan bahwa keselamatan jiwa jauh lebih berharga daripada kecepatan sampai di kampung halaman. Melalui persiapan matang dan dukungan penuh dari seluruh personel, ia berharap masyarakat dapat menikmati momen Lebaran dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga tanpa dihantui rasa khawatir.(Avs)
