Nganjuk- Di balik hiruk-pikuk lalu lintas di sekitar RS Bhayangkara Nganjuk, ada satu titik yang selama ini luput dari perhatian para tukang becak: tikungan utara rumah sakit. Kamis (23/7/2026), Satlantas Polres Nganjuk melalui program Polantas Menyapa hadir untuk mengingatkan bahwa tempat tersebut bukanlah lokasi yang aman untuk menunggu penumpang. Dengan pendekatan yang lembut namun penuh ketegasan, petugas mengimbau para pengemudi becak agar memindahkan kendaraan mereka ke area yang lebih aman demi keselamatan semua pengguna jalan.
AKBP Suria Miftah Irawan, Kapolres Nganjuk, menekankan bahwa setiap keputusan kecil di jalan raya memiliki konsekuensi besar. "Parkir di tikungan bukan sekadar pelanggaran aturan, tetapi ancaman nyata bagi jiwa. Kami tidak ingin ada keluarga yang kehilangan anggota tercinta hanya karena kelalaian memilih tempat berhenti. Mari kita sama-sama menjaga keselamatan," ujarnya dengan nada yang mengharukan. Ia berharap para tukang becak menyadari bahwa imbauan ini lahir dari kepedulian, bukan semata penegakan hukum.
Di bawah sinar matahari sore, personel Unit Patroli duduk melingkar bersama para tukang becak di pinggir jalan. Mereka berbicara dari hati ke hati, mendengarkan keluhan para pengemudi becak tentang sulitnya mencari penumpang, sekaligus memberikan solusi konkret tentang lokasi mangkal alternatif. "Kami mengerti kalian butuh tempat strategis. Tapi strategis tidak boleh mengorbankan keselamatan. Di sisi timur RS Bhayangkara ada area parkir yang lebih luas dan aman. Di sana kalian tetap bisa mendapatkan penumpang tanpa membahayakan diri sendiri," jelas petugas dengan penuh empati.
AKP Afandy Dwi Takdir, Kasat Lantas Polres Nganjuk, menutup kegiatan dengan pernyataan bahwa program Polantas Menyapa akan terus hadir sebagai jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat. "Keselamatan bukanlah hal yang bisa ditawar. Kami akan terus mengedukasi, membimbing, dan mendampingi masyarakat agar budaya tertib berlalu lintas tumbuh dengan sendirinya. Karena pada akhirnya, keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.(Avs)
