Bondowoso- Tidak ada seremonial mewah atau defile panjang, Polres Bondowoso memilih cara paling sederhana namun bermakna untuk merayakan Hari Bhayangkara ke-80, yaitu membagikan bantuan kepada anak-anak yatim piatu serta para pengemudi ojek online dan sopir angkot yang setiap hari berjuang di jalanan. Kapolres AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo turun langsung ke tengah mereka, memberikan paket sembako dan santunan uang tunai sebagai tanda kepedulian institusi terhadap dua kelompok yang sering luput dari perhatian negara. Anak-anak yatim yang kehilangan kasih sayang orang tua mendapat secercah kebahagiaan, sementara para pekerja transportasi informal merasakan apresiasi yang jarang mereka dapatkan selama bertahun-tahun mengabdikan diri melayani masyarakat.
Bondowoso- Dalam suasana penuh kehangatan, Kapolres menyampaikan bahwa Polri akan selalu ada untuk masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam momen-momen sulit ketika warga membutuhkan uluran tangan. AKBP Aryo mengakui bahwa para ojol dan sopir angkot adalah ujung tombak perekonomian rakyat sekaligus mitra kamtibmas yang sering tidak terlihat, sehingga sudah sepantasnya mereka mendapat perhatian khusus dari aparat negara. Para penerima bantuan menyambut kegiatan ini dengan antusias luar biasa, dengan seorang perwakilan ojol mengungkapkan rasa terima kasih karena Polres Bondowoso telah membuka mata banyak pihak tentang pentingnya solidaritas sosial di tengah hiruk-pikuk kota.
Bondowoso- Melalui bakti sosial ini, Polres Bondowoso Polda Jatim menegaskan komitmen Polri Presisi untuk terus melayani, mengayomi, dan melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali, menjadikan peringatan Hari Bhayangkara sebagai pengingat bahwa kekuatan institusi tidak diukur dari jumlah personel atau senjata, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dirasakan rakyat. Kapolres berharap kegiatan ini dapat menginspirasi elemen lain untuk ikut berbagi, karena kolaborasi lintas sektor adalah kunci membangun Bondowoso yang lebih manusiawi dan bersatu. Di akhir acara, AKBP Aryo menutup dengan senyum dan salam hangat, menandakan bahwa perayaan ke-80 ini bukanlah akhir, melainkan awal dari komitmen berkelanjutan untuk terus hadir dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan.(Avs)
