Menggenggam Ketahanan Pangan: Bhabinkamtibmas dan Peternak Lengkong Lor Bersatu


Nganjuk- Hujan gerimis tidak menyurutkan langkah Aiptu Lilik Purwono menyambangi kandang-kandang sapi di Desa Lengkong Lor, karena baginya program Pekarangan Pangan Bergizi untuk peternakan adalah amanah yang harus dijalankan dengan sepenuh hati. Kamis (25/6/2026), ia kembali turun ke lapangan untuk memantau kondisi ternak, berbincang dengan peternak tentang kendala teknis, serta memastikan bahwa keamanan kandang dan sistem pengolahan limbah berjalan sebagaimana mestinya demi mendukung ketahanan pangan nasional.


Nganjuk- AKBP Suria Miftah Irawan, Kapolres Nganjuk, menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya masalah produksi, tetapi juga perlindungan terhadap aset peternak dan keberlanjutan lingkungan. Polri melalui jajaran Bhabinkamtibmas berkomitmen menghadirkan pendampingan yang menyeluruh, mulai dari aspek kesehatan hewan, keamanan fisik kandang, hingga pemanfaatan limbah agar peternak bisa merasakan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan kualitas hidup dan hubungan sosial dengan tetangga.


Nganjuk- Di lokasi, Aiptu Lilik tidak hanya mencatat jumlah sapi dan kondisi fisiknya, tetapi juga menggali aspirasi peternak tentang program-program yang mereka butuhkan, seperti pelatihan fermentasi pakan, akses ke dokter hewan, dan skema kredit ternak ringan. Ia menjanjikan akan meneruskan aspirasi ini ke pimpinan dan dinas terkait, karena menyadari bahwa perannya tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai penyambung suara warga ke kebijakan yang lebih tinggi.


Nganjuk- AKP Sukamto, Kapolsek Ngluyu, berharap kesadaran peternak akan pentingnya kebersihan dan keamanan kandang terus meningkat, karena dua hal itu adalah kunci utama agar usaha ternak tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang. Ia melihat Desa Lengkong Lor memiliki potensi besar untuk menjadi sentra peternakan sapi rakyat yang terintegrasi dengan pertanian, di mana limbah kandang menjadi pupuk dan sisa panen menjadi pakan. Dengan sinergi semua pihak, cita-cita ketahanan pangan yang berkelanjutan bukan lagi wacana, melainkan gerakan kolektif yang tumbuh dari kesadaran setiap individu di tingkat desa.(Avs)

AVSHALOM GROUP

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama