Dari Lahan Jagung Oro-Oro Ombo, Polri Buktikan Bukan Sekadar Penegak Hukum



Nganjuk-Apa jadinya jika seorang polisi lebih sering terlihat di ladang jagung daripada di kantor? Itulah yang terjadi di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Ngetos, Selasa (9/6/2026). Briptu Akdhom, Bhabinkamtibmas yang juga berperan sebagai penggerak ketahanan pangan, memilih turun ke lahan pertanian untuk memantau tanaman jagung warga binaannya. Kegiatan ini adalah bentuk pendampingan agar sektor pertanian tetap produktif, sekaligus bukti nyata bahwa Polri memiliki peran jauh lebih luas dari sekadar penegak hukum. Mereka juga menjadi mitra petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sepanjang pemantauan, Briptu Akdhom dengan tekun memeriksa kondisi tanaman jagung, mulai dari akar hingga ujung daun. Ia berdialog hangat dengan para petani tentang pola perawatan, kendala di lapangan, dan solusi bersama untuk meningkatkan hasil panen. Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan bahwa jagung adalah komoditas penting yang memiliki nilai ekonomi dan berperan besar dalam kebutuhan pangan. "Polri hadir memberikan motivasi agar produktivitas pertanian tetap terjaga dan berkembang," ujarnya.

AKP Jajuli, Kapolsek Ngetos, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung keterlibatan anggota di sektor pertanian produktif. Harapannya, pendampingan seperti ini dapat membantu petani menjaga lahan mereka, sehingga hasil panen jagung meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terdongkrak. Dengan sinergi yang terus dipupuk antara Polri dan masyarakat, program ketahanan pangan nasional bukan sekadar wacana, tetapi gerakan nyata yang berbuah panen melimpah dari desa-desa seperti Oro-Oro Ombo.(Avs)

AVSHALOM GROUP

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama