Di Desa Tempuran, Bripka Hari Purnomo memulai pagi Senin dengan menyusuri lahan cabai milik warga binaannya. Ia memeriksa tanaman yang mulai berbuah, berdialog tentang perawatan, dan memberikan semangat kepada para petani. Namun, ia juga menyisipkan pesan yang tidak kalah penting: amankan sepeda motor dengan kunci ganda saat ditinggal di ladang. Kegiatan ini adalah implementasi arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan yang menginginkan Bhabinkamtibmas menjadi penggerak ketahanan pangan sekaligus penjaga keamanan masyarakat. Kapolres menekankan bahwa keduanya adalah tanggung jawab Polri.
Kapolres menjelaskan bahwa tanaman cabai memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan membutuhkan perawatan optimal. Namun, ia juga mengingatkan bahwa keamanan kendaraan petani sering kali diabaikan, menciptakan peluang bagi pencuri. Dengan memberikan imbauan langsung, Bhabinkamtibmas membantu mengurangi risiko tersebut. Kapolres berharap bahwa petani dapat bekerja dengan tenang tanpa khawatir kehilangan kendaraan, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.
Kapolsek Ngluyu AKP Sukamto menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat. Ia mengatakan bahwa dengan hadir di tengah petani, Bhabinkamtibmas tidak hanya membangun kepercayaan tetapi juga memberikan solusi atas masalah yang mereka hadapi. Dalam percakapannya, Bripka Hari mendengar keluhan tentang hama dan cuaca yang tidak menentu, serta mencatat masukan untuk diteruskan ke dinas terkait. Kapolsek berharap bahwa pendampingan seperti ini akan terus berlanjut.
Di akhir kegiatan, para petani mengaku terbantu dengan kehadiran Bhabinkamtibmas yang memberikan perhatian penuh. Bripka Hari berjanji akan terus memantau perkembangan lahan dan memberikan imbauan rutin. Dengan semangat kebersamaan, Polsek Ngluyu optimis bahwa ketahanan pangan dan keamanan dapat terwujud secara seimbang di Desa Tempuran. (Avs)
.jpeg)